Prestasi adalah buah dari kerja keras, doa, dan ketekunan. Dalam rangkaian kegiatan Jejak Kasih MTs Umar Mas'ud yang diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, madrasah tidak hanya melepas siswa kelas IX, tetapi juga memberikan penghargaan kepada para siswa yang telah menorehkan berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Pemberian apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas semangat belajar, kegigihan, serta dedikasi para siswa dalam mengembangkan potensi diri. Diharapkan, penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan tidak pernah berhenti berkarya.
Pada kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada siswa dengan capaian hafalan ubudiyah tercepat, yaitu Ananda Muhammad Safaruddin dan Ananda Islahol Bayyinah. Keduanya berhasil menunjukkan kesungguhan dan kedisiplinan dalam menghafal materi ubudiyah sebagai bekal penting dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, penghargaan untuk nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) tertinggi diberikan kepada Febi Nur Amaliyah Nabila sebagai peraih nilai tertinggi mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta Ananda Khairul yang berhasil meraih nilai tertinggi pada mata pelajaran Matematika. Prestasi ini membuktikan bahwa kesungguhan belajar akan selalu menghasilkan pencapaian yang membanggakan.
Tak hanya dalam bidang akademik, siswa-siswi MTs Umar Mas'ud juga menunjukkan kemampuan luar biasa di berbagai bidang nonakademik. Penghargaan diberikan kepada Ananda Khairul atas prestasinya dalam lomba lari maraton, serta Muhammad Alfin yang berhasil mengharumkan nama madrasah melalui ajang lomba lari cepat.
Di bidang keagamaan, Immul Huda mendapatkan apresiasi karena telah mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) hingga tingkat kabupaten. Sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda mampu mengembangkan bakatnya dalam syiar Al-Qur'an.
Kebanggaan lainnya datang dari Nur Afriyani, siswi yang berhasil menorehkan karya melalui penulisan buku puisi antologi. Prestasi ini menjadi inspirasi bahwa menulis adalah salah satu cara untuk berkarya, menuangkan gagasan, dan menyebarkan kebaikan kepada sesama.
Tak kalah membanggakan, Muhammad Rasya Ravelio Ramadhan berhasil diterima di SMA Negeri Olahraga Jawa Timur (SMANOR), sebuah sekolah unggulan yang menjadi impian banyak pelajar. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah, setiap cita-cita dapat diraih.
Kepala MTs Umar Mas'ud menyampaikan bahwa setiap prestasi, sekecil apa pun, layak untuk diapresiasi. Sebab, prestasi bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi tentang keberanian untuk terus berusaha, belajar, dan berkembang.
"Setiap anak memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita adalah mendampingi, memotivasi, dan memberikan ruang agar potensi tersebut tumbuh dan berkembang," ungkap beliau.
Melalui pemberian penghargaan ini, MTs Umar Mas'ud berharap para siswa terus menjaga semangat belajar, berani bermimpi besar, dan tidak pernah menyerah dalam meraih cita-cita. Prestasi para siswa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman dan adik kelas untuk terus berkarya, berkompetisi, serta mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang.
Karena sejatinya, kesuksesan tidak datang kepada mereka yang hanya menunggu, tetapi kepada mereka yang berani berjuang, berusaha, dan terus melangkah meskipun menghadapi berbagai tantangan. Teruslah berprestasi, karena masa depan gemilang sedang menanti.






0 Comments